SINERGI LAZNAS YAKESMA Jawa Timur dan JSIT Jawa Timur untuk Penguatan Finansial Sekolah
oleh Admin wakaftani / 03 Feb, 2025
Surabaya, 2 Februari 2025 – Dalam rangka memperkuat kolaborasi antar lembaga sosial, LAZNAS YAKESMA Jawa Timur bersama sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Jawa Timur menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan pihak JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) Jawa Timur pada hari Ahad, 2 Februari 2025. Acara tersebut berlangsung di Hall Mina Asrama Haji Surabaya.
Penandatanganan MOU ini dihadiri oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, yang juga memaparkan pentingnya sinergi antara yayasan pendidikan dan lembaga amil zakat.
Dalam sambutannya, Moch Edris Effendi mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas finansial sekolah-sekolah di bawah naungan JSIT, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada dana SPP dari orang tua siswa.
"Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi antar yayasan dan lembaga amil zakat dalam menciptakan solusi finansial yang lebih kokoh bagi sekolah-sekolah di Jawa Timur.
Dengan dukungan dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola dengan baik, sekolah-sekolah Islam Terpadu bisa terus berkembang tanpa terbebani oleh ketergantungan pada SPP," ujar Moch Edris Effendi.
Sementara itu, M. Gurning selaku Kepala Cabang LAZNAS YAKESMA Jawa Timur menyambut gembira MoU bersama ini sebagai wujud nyata menumbuhkan sinergi dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan literasi edukasi serta implementasi Filantropi Keuangan Sosial Islam di lingkungan Sekolah Islam Terpadu.
Melalui MOU ini, diharapkan dapat tercipta peluang-peluang baru bagi penguatan ekonomi dan operasional sekolah, sehingga sekolah-sekolah dapat fokus pada kualitas pendidikan dan karakter siswa tanpa kendala finansial. (wk)
Penandatanganan MOU ini dihadiri oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, yang juga memaparkan pentingnya sinergi antara yayasan pendidikan dan lembaga amil zakat.
Dalam sambutannya, Moch Edris Effendi mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas finansial sekolah-sekolah di bawah naungan JSIT, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada dana SPP dari orang tua siswa.
"Melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi antar yayasan dan lembaga amil zakat dalam menciptakan solusi finansial yang lebih kokoh bagi sekolah-sekolah di Jawa Timur.
Dengan dukungan dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola dengan baik, sekolah-sekolah Islam Terpadu bisa terus berkembang tanpa terbebani oleh ketergantungan pada SPP," ujar Moch Edris Effendi.
Sementara itu, M. Gurning selaku Kepala Cabang LAZNAS YAKESMA Jawa Timur menyambut gembira MoU bersama ini sebagai wujud nyata menumbuhkan sinergi dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan literasi edukasi serta implementasi Filantropi Keuangan Sosial Islam di lingkungan Sekolah Islam Terpadu.
Melalui MOU ini, diharapkan dapat tercipta peluang-peluang baru bagi penguatan ekonomi dan operasional sekolah, sehingga sekolah-sekolah dapat fokus pada kualitas pendidikan dan karakter siswa tanpa kendala finansial. (wk)